Nama anggota kelompok:
~Astuti
~Delian Safitri
~Hemas Pramesti
~Hemas Pramesti
~Hilmi Yani Fikri
~Sarah Zahra Nurbani
Nama prossesor yang ada di dunia
1.
Processor AMD A10-5800K
Socket:
FM2
Spesifikasi : 4C/4T, 4MB cache, boxed, 3.8GHz
Spesifikasi : 4C/4T, 4MB cache, boxed, 3.8GHz
Keunggulan:
Baik untuk FM2 user, sangat baik untuk penggunaan system komputer supaya
tahan lama.
Pilihan yang sangat kontroversial mungkin, karena harga dari AMD A10-5800K kurang dari satu juta, kelebihan dari AMD A10-5800K adalah pada integrasi dengan AMD A10-5800K. Jumlah inti bisa didorong hingga 12, dan juga ada garansi 3 tahun, sebuah pilihan yang efisien bukan, makannya saya memasukannya ke dalam 10 Prosesor terbaik ini.
Pilihan yang sangat kontroversial mungkin, karena harga dari AMD A10-5800K kurang dari satu juta, kelebihan dari AMD A10-5800K adalah pada integrasi dengan AMD A10-5800K. Jumlah inti bisa didorong hingga 12, dan juga ada garansi 3 tahun, sebuah pilihan yang efisien bukan, makannya saya memasukannya ke dalam 10 Prosesor terbaik ini.
2.
Processor AMD FX-9590
Socket:
AM3+
Spesifikasi : 8C/8T, 16MB cache, CPU only, 4.7GHz
Spesifikasi : 8C/8T, 16MB cache, CPU only, 4.7GHz
Sangat baik, karena
Processor komputer PC terbaik ini mampu tetap dingin dalam penggunaan yang
lama. Dengan total 16MB cache (8MB L2 dan 8MB L3) dan kecepatan clock dasar
dari 4.7GHz (turbo hingga 5GHz) sudah cukup membuktikan kecepatan dari CPU ini.
3.
Processor Intel Core i3-6100
.
Socket:
Socket 1151
Spesifikasi : 2C/4T, 3MB cache, boxed, 3.7GHz
Spesifikasi : 2C/4T, 3MB cache, boxed, 3.7GHz
Intel Core i3-6100 adalah
Processor komputer PC terbaik yang termurah dari generasi core, saya
memasukan prosesor ini ke daftar karena alasan harganya. Untuk performa sendiri
sudah cukup layak dengan kecepatan 3.7 Ghz. Intel core i3 adalah Prosesor terbaik
berdasarkan harga yang bersahabat menurut saya.
4.
Processor AMD Sempron 3850
Socket:
AM1
Spesifikasi : 4C/4T, 2MB cache, boxed, 1.3GHz
Spesifikasi : 4C/4T, 2MB cache, boxed, 1.3GHz
Saya memasukan AMD Sempron
3850 karena Processor komputer PC terbaik ini harganya yang sangat murah, di
amazon harganya sekitar $25, atau jika dirupiahkan sekitar 400 ribuan sudah
termasuk heatsink dan fan.
5.
Processor Intel Pentium G3258
Socket:
LGA 1150
Spesifikasi : 2C/2T, 3MB cache, boxed, 3.2GHz
Spesifikasi : 2C/2T, 3MB cache, boxed, 3.2GHz
Keunggulan dari Processor
komputer PC terbaik Intel Pentium G3258 adalah kemampuan overclock gaming
dengan harga yang murah dibanding dengan prosesor intel lainnya.
6.
Processor Intel Core i7-6700K
Socket:
LGA 1151
Spesifikasi : 4C/8T, 8MB cache, boxed, 4GHz
Spesifikasi : 4C/8T, 8MB cache, boxed, 4GHz
Kelebihan dari Processor
komputer PC terbaik Intel Core i7-6700K adalah pada performa yang cepat dan
mampu overclock speed dengan kecepatan berlipat ganda, kelemahannya adalah pada
harga yang mahal. Dari segi performa, inilah prosesor terbaik keluaran Intel
2017.
7.
Processor Intel Core i5-4690K
Socket:
LGA 1150
Spesifikasi : 4C/4T, 6MB cache, boxed, 3.5GHz
Spesifikasi : 4C/4T, 6MB cache, boxed, 3.5GHz
Processor
komputer PC terbaik ini sangat baik untuk sistem kelas menegah, dengan pilihan
overclock speed yang sama seperti prosesor intel core
i7 di urutan ke 6 tadi.
8.
Processor AMD FX-8320E
Socket:
AM3+
Spesifikasi : 8C/8T, 8MB cache, boxed, 3.5GHz
Spesifikasi : 8C/8T, 8MB cache, boxed, 3.5GHz
Processor komputer PC
terbaik termurah yang memiliki 8 inti, di amazon harganya adalah $100 dolar,
atau jika dirupiahkan sekitar 1.4 jutaan.
9.
Processor Intel Core i7-5820K
Socket:
LGA2011-v3
Spesifikasi : 6C/12T, 15MB cache, boxed, 3.3GHz
Spesifikasi : 6C/12T, 15MB cache, boxed, 3.3GHz
Sangat baik untuk
penggunaan PC kebutuhan gaming, Processor komputer PC terbaik ini harganya
sekitar 4 jutaan, ini kelemahannya.
10.
Processor AMD A10-7870K
Socket:
FM2+
Spesifikasi : 4C/4T, 4MB cache, boxed, 3.9GHz
Spesifikasi : 4C/4T, 4MB cache, boxed, 3.9GHz
Sangat
baik untuk AMD user yang membutuhkan PC dengan performa cepat untuk
kebutuhan gaming, namun dengan harga yang tergolong mahal untuk sebuah
CPU AMD.
Type type soket
Daftar berbagai jenis soket dan slot prosesor yang digunakan pada prosesor buatan AMD disajikan pada tabel berikut:
Soket adalah tempat dudukan prosesor pada motherboard.
Dudukan ini berbentuk segi empat dengan lubang-lubang kecil tempat tertancapnya
kaki-kaki (pin-pin) prosesor yang tersusun membentuk matriks 2 dimensi.
Susunan, letak, dan jarak antar lubang sama persis dengan susunan, letak, dan
jarak antar pin-pin pada prosesor.
Istilah soket (nama lengkapnya
adalah soket CPU atau soket prosesor) telah digunakan secara luas dalam dunia
komputer untuk menggambarkan konektor yang menghubungkan motherboard dengan prosesor,
khususnya untuk tipe komputer desktop dan server. Prosesor yang dimaksud
di sini terutama prosesor berarsitektur Intel x86.
Banyak sekali ditemukan
soket-soket pada motherboard yang diproduksi menggunakan arsitektur PGA (Pin
Grid Array). Seperti telah disinggung di atas, pada soket tersebut banyak
lubang-lubang tempat tertancapnya (diselipkannya) pin-pin atau kaki-kaki
prosesor yang terletak di sisi bawah permukaan prosesor. Contoh soket yang
menggunakan arsitektur ini adalah:
· Soket 5 yang memiliki 296 pin CPGA (Ceramic Pin Grid Array). Soket
ini digunakan untuk prosesor AMD K5 SSA5.
· Soket A yang memiliki 462 Pin CPGA. Soket ini
biasanya digunakan oleh prosesor AMD K7 Thunderbird (Athlon Thunderbird).Sebenarnya
prosesornya sendiri memiliki 462 pin, 9 pin diantaranya tertutup (tidak ada),
sehingga secara nyata hanya memiliki 453 pin. Inilah kekhususan dan tipe
soket A (462 Pin CPGA).
· Soket A (EV6) yang
memiliki 462 pin OPGA (Organic Pin Grid Array). Contoh
prosesor AMD yang menggunakan soket ini adalah Athlon XP.
Masih banyak contoh-contoh prosesor AMD yang menggunakan soket
berarsitektur PGA.
Socket 296 berarti dudukan prosesor tersebut memiliki
296 lubang. Dengan sendirinya socket tersebut untuk dudukan prosesor yang
jumlah kaki atau pin-pin-nya sebanyak 296 pin. Begitu juga pengertian untuk
soket-soket berarsitektur PGA lainnya.
Dudukan prosesor pada motherboard
tidak selalu berbentuk soket, ada pula yang berbentuk slot, atau dapat
dikatakan dudukan berbasis slot (memang bentuknya lebih mirip slot ekspansi
dari pada soket). Prosesornya sendiri dikemas menggunakan dudukan berbentuk
slot yang disebut single edge connection. Contoh
prosesor AMD yang menggunakan dudukan berarsitektur slot ini, antara lain
prosesor AMD K7 (Athlon Argon, Pluto, Orion dan Thunderbird). Nama
slot-nya adalah slot A.
Selain jenis soket-soket tersebut, masih ada lagi jenis soket yang lain,
yaitu soket A (untuk prosesor AMD dengan jumlah pin 462), Soket AM2 (untuk
prosesor AMD dengan jumlah pin 940), soket F dan lain-lainnya.
Daftar berbagai jenis soket dan slot prosesor yang digunakan pada prosesor buatan AMD disajikan pada tabel berikut:
Perlu diketahui bahwa pada awalnya, prosesor-prosesor produksi AMD
menggunakan soket keluaran Intel, misalnya soket 1, soket 2, soket 3, soket 5,
dan soket 7. Sejak Intel mengeluarkan dudukan prosesor tipe Slot 1, tidak lagi
memberikan hak penggunaan Slot dan soket produksinya untuk produsen prosesor
lainnya.Akibatnya, AMD terpaksa mengembangkan slot dan soket sendiri untuk
dudukan prosesor produksinya. Soket yang pertama kali diproduksi oleh AMD
diberi nama Super Soket 7 yang merupakan hasil modifikasi dari
soket 7 keluaran Intel. Pada masa-masa berikutnya, AMD memproduksi dudukan
prosesor tipe yang lebih baru, antara lain Slot A, Soket A, Soket 754, Soket
939, dan soket AM2.
1. Soket 1
Soket 1 adalah soket standar yang dibuat oleh
perusahaan Intel. Soket ini semula digunakan untuk tempat dudukan
mikroprosesor golongan x86 buatan Intel sendiri. Prosesor-prosesor buatan
Intel yang menggunakan dudukan tipe soket 1 antara lain Intel
80486SX, 80486SX2, Intel
80486DX, 80486DX2, dan Intel
80486DX4 Overdrive. Soket 1 diperkenalkan pada bulan April 1989.
AMD adalah salah satu perusahaan mikroprosesor yang
juga memanfaatkan soket 1 buatan Intel ini untuk dudukan prosesornya. Beberapa
model prosesor Am486. buatan AMD, menggunakan dudukan soket
1.Karakteristik soket 1 antara lain:
o Memiliki 169 lubang pin, dengan lay out 17 x 17 PGA
(Pin Grid Array)
Saat beroperasi, menggunakan tegangan (voltase) 5 Volt.
2. Soket 2
Sebagian model prosesor keluarga Am486 buatan
AMD didesain menggunakan soket 2. Seperti halnya soket 1, soket 2 ini
adalah soket buatan Intel. Biasanya digunakan untuk dudukan prosesor
buatan Intel sendiri, misalnya Intel
80486SX, 80486SX2, 80486DX,
80486DX2, 80486DX4
Overdrive dan 486
Overdrive. AMD hanyalah salah satu perusahaan yang ikut
memanfaatkan soket 2 buatan Intel untuk dudukan prosesor
produksinya. Soket 2 diperkenalkan pada bulan Maret 1992 oleh perusahaan
Intel. Karakteristik soket 2 antara lain:
o Memiliki 238 lubang pin, dengan lay out 19 x 19 PGA
(Pin Grid Array)
o Saat beroperasi, menggunakan tegangan (voltase) 5 Volt.
3. Soket 3
Soket 3 adalah soket buatan Intel untuk dudukan prosesor Intel 80486,
misalnya prosesor Intel
80486SX, 80486SX2, 80486DX,
80486DX2, 80486DX4
Overdrive, dan 486
Overdrive Pada masa itu, AMD juga
menggunakan soket 3 tersebut untuk dudukan prosesornya.
Prosesor buatan
AMD yang menggunakan Soket 3 antara lain beberapa model prosesor Am486 dan
prosesor Am5x86. Soket 3
diperkenalkan oleh Intel pada bulan Februari 1994. Sebenarnya soket 3 ini
merupakan soket yang dapat digunakan untuk prosesor yang memiliki voltase
rendah 3,3 Volt. Karakteristik soket 3 antara
lain:
o Memiliki 237 lubang
pin, dengan lay out 19 x 19 PGA (Pin Grid Array)
Saat
beroperasi, menggunakan tegangan (voltase) 5 Volt atau 3,3 Volt.
4. Soket 5
Sama
seperti Soket 3, Soket 5 juga soket buatan Intel. Soket ini semula untuk
dudukan prosesor Intel Pentium Classic 75 MHz hingga
133 MHz dan Pentium OverDrive. Pentium MMX tidak
kompatibel dengan soket ini. Pada masa itu, AMD juga menggunakannya untuk
dudukan prosesor buatannya, yaitu prosesor AMD K5 (SSA5 dan Godot).
Biasanya,
prosesor-prosesor yang menggunakan soket 5 bisa ditempatkan/dipasangkan juga
pada motherboard yang menggunakan soket 7.
Karakteristik soket 5 antara lain:
– Memiliki 320 lubang pin SPGA (Saggered Pin Grid Array)
– Saat beroperasi, menggunakan tegangan (voltase) 3,3 Volt
– Mendukung FSB 50 MHz, 60 MHz dan 66 MHz
– Memiliki 320 lubang pin SPGA (Saggered Pin Grid Array)
– Saat beroperasi, menggunakan tegangan (voltase) 3,3 Volt
– Mendukung FSB 50 MHz, 60 MHz dan 66 MHz
5. Soket 7
Soket
7 adalah soket prosesor yang didesain oleh Intel, dan diproduksi untuk
menggantikan kedudukan soket 5. Oleh Intel, soket ini digunakan untuk
dudukan prosesor desktop Pentium Classic yang bernama
sandi P54 dan P54C. Soket ini
memiliki lubang pin sebanyak 321 pin PGA (Pin Grid Array). Contoh prosesor
Pentium Classic yang menggunakan dudukan soket 7 adalah Pentium 75 MHz, Pentium
90 MHz dan Pentium 100 MHz hingga Pentium 200 MHz. Soket 7 juga digunakan untuk
dudukan prosesor desktop Pentium MMX bernama
sandi P55C.. Contoh prosesor Pentium MMX yang menggunakan
dudukan soket 7 adalah Pentium MMX 166 MHz, Pentium MMX 200 MHz dan Pentium MMX
233 MHz.
Soket 7 diproduksi untuk menggantikan pendahulunya, yaitu soket 5. Soket 7
ini juga dapat digunakan untuk dudukan prosesor-prosesor yang berbasis soket 5.
Dengan kalimat lain, dapat dikatakan “Prosesor-prosesor berbasis soket 5 dapat
dipasangkan pada soket 7”.
Dibandingkan
dengan soket 5, maka soket 7 ini memiliki pin-pin ekstra dan dilengkapi desain
dua jalur voltase yang terpisah untuk prosesor. Namun, tidak semua produsen
motherboard memanfaatkan peluang desain ini. Motherboard-motherboard tertentu
masih menggunakan desain voltase tunggal walaupun menggunakan soket 7. Patut
dipahami bahwa soket 5 memiliki voltase tunggal.
Sebenarnya, soket 7 merupakan salah satu jenis
soket yang digunakan secara luas oleh berbagai produsen prosesor. Selain
kompatibel dengan prosesor produk Intel, soket ini juga kompatibel dengan
prosesor AMD maupun Cyrix. AMD pun akhirnya menggunakan soket 7 untuk
dudukan prosesor produk terbarunya saat itu, yaitu AMD K5 (SSA5 dan Godot), AMD K6, AMD K6-2, dan AMD K6-III
Sedangkan prosesor-prosesor
Cyrix yang kompatibel dengan soket 7 antara lain Cyrix
6×86 (dan MX) P120 –
P233.
Soket 7 bekerja
dengan baik pada kisaran voltase 2,5 volt hingga 3,5 volt dengan FSB 66 MHz
hingga 83 MHz. Soket ini diperkenalkan oleh Intel pada bulan Juni 1995.
6. Super Soket
7
Super soket 7 dikenal pula dengan nama Super 7. Soket ini
dikembangkan dari soket 7. Super soket 7 dilengkapi FSB hingga 100 MHz,
mampu mendukung bus AGP dan paket SPGA. Memiliki kisaran voltase 2.0
Volt hingga 2.4 Volt. Jumlah lubang pin (lubang kontak) sebanyak 321
lubang pin. Prosesor-prosesor AMD yang menggunakan dudukan super soket 7,
antara lain AMD K6-2 dan AMD K6-III. Bahkan prosesor produksi Cyrix juga
ada yang menggunakan soket ini.
Prosesor-prosesor
yang berbasis soket 7 dapat dipasang (kompatibel) pada motherboard yang
menggunakan super soket 7.Tetapi, tidak berlaku sebaliknya. Prosesor yang
berbasis super soket 7 tidak akan berjalan sempurna bila dipasang pada
motherboard yang menggunakan soket 7. Setidak-tidaknya, prosesor tidak
akan berjalan dengan kecepatan penuh (full speed). Sebenarnya, prosesor yang
berbasis soket 5 pun bisa dipasangkan pada motherboard yang menggunakan super
soket 7. Namun, sayangnya, tidak semua motherboard yang menggunakan desain
super soket 7 mendukung voltase yang diperlukan oleh prosesor berbasis soket 5.
Sebelum
menggunakan super soket 7, AMD memang menggunakan soket 7 yang sebenarnya milik
Intel. Pada saat itu, Intel mengeluarkan soket baru (sebenarnya bertipe
slot) untuk dudukan prosesor terbarunya. Tempat dudukan prosesor tersebut
dikenal dengan nama Slot 1. Sejak saat itu Intel tidak
memberikan hak kepada AMD maupun perusahaan prosesor lain untuk menggunakan
Slot 1 miliknya.
Disisi
lain, AMD merencanakan merilis prosesor baru dengan kecepatan bus 100 MHz
atau lebih. AMD pun segera mencari solusi baru. Mereka segera
mengembangkan soket 7. Salah satu hasil pengembangan yang tampak adalah
semakin besarnya nilai FSB. Semula, soket 7 ber-FSB 66 MHz, oleh AMD
dikembangkan menjadi 100 MHz. Hasil pengembangan atau ekstensi dari soket
7 diberi nama super soket 7 atau Super 7. Tentu
saja soket ini dapat menampung prosesor-prosesor yang lebih cepat hingga
mencapai 500 MHz. Bahkan prosesor AMD K6-3 yang
dipasangkan pada soket ini dapat berjalan dengan kecepatan hampir menyamai
kecepatan prosesor Pentium II yang menggunakan slot 1. Ternyata solusi ini
adalah solusi sementara, karena setelah beberapa waktu kemudian, AMD
mengeluarkan Slot A. Slot A tersebut mirip dengan Slot
1, tetapi tidak saling kompatibel satu dengan lainnya.
Jelas di sini,
bahwa soket 7 adalah soket terakhir milik Intel yang boleh digunakan oleh AMD
(dan perusahaan prosesor lainnya). Setelah itu, AMD tidak lagi menggunakan
soket milik Intel. AMD merancang, memproduksi, dan menggunakan soket
mereka sendiri.
7. Slot A
Slot A adalah tempat dudukan prosesor berbentuk slot pada motherboard yang
digunakan untuk prosesor-prosesor buatan AMD. Prosesor AMD yang
menggunakan dudukan tipe slot A ini antara lain AMD Athlon versi awal yang
bernama core Argon, Pluto, Orion, dan Thunderbird.
Dudukan prosesor tersebut tidak berbentuk soket seperti biasanya, tetapi
berbentuk slot seperti slot-slot tempat tertancapnya card-card pada motherboard,
misalnya sound card, video card, LAN card dan lain-lainnya. Letak dudukan
ini biasanya terpisah dari kumpulan slot-slot card tadi.
Slot A ini adalah tipe slot SEC (Single Edge Cartridge) yang memiliki 242
‘pin’, wujudnya mirip dengan slot 1 (242 pin SECC) yang biasa digunakan untuk
prosesor Pentium II atau Pentium III buatan Intel yang telah beredar lebih
dahulu di pasaran.Slot A secara mekanik kompatibel dengan slot 1, tetapi secara
elektronis tidak kompatibel dengan slot 1 milik prosesor Intel. Dengan
kalimat sederhana dapat dikatakan bahwa keduanya tidak saling kompatibel karena
penempatan posisi pin-nya berbeda.
Prosesor Athlon
pengguna slot A itu sendiri dikemas dalam desain cartridge (575 pin BGA – 242
pin SEC) yang mirip dengan desain cartridge milik Intel Pentium II atau pentium
III
Konektor slot A
mampu mendukung bus yang lebih tinggi dibandingkan soket 7 maupun super soket
7.Motherboard-motherboard yang menggunakan slot A, menggunakan ‘bus protocol’
EV6 yang desainnya berasal dari prosesor DEC (Digital Equipment
Corporation) Alpha.
8. Soket A
Soket A yang disebut juga dengan nama soket 462 adalah soket buatan AMD
yang biasa digunakan untuk prosesor AMD
Athlon bernama core Thunderbird, AMD
Athlon XP/MP yang bernama core Palomino,
Thoroughbred, Barton, dan Thorton, AMD
Duron bernama core Spitfire,
Morgan, dan Applebred, serta AMD
Sempron nama core Thorougbred. Soket
A diproduksi untuk menggantikan pendahulunya, yaitu slot A. Sejak soket A
diproduksi, seluruh prosesor AMD didesain memiliki 462 pin SPGA agar kompatibel
dengan soket tersebut.
Soket A diperkenalkan oleh AMD pada bulan Juni
2000. Spesifikasi soket ini antara lain:
o Memiliki 462 lubang pin, dengan layout 37×37 SPGA (Staggered
Pin-Grid Array). Sembilan pin diantaranya tertutup, sehingga
tinggal 453 pin yang terpakai.
o Didesain untuk prosesor dengan Chip form factors Ceramic Pin Grid Array (CPGA) maupun Organic Pin Grid Array (OPGA)
o Mendukung sistem bus DDR (Double Data Rate) yang
berbasis bus EV6 DEC Alpha: 100 MHz (FSB200), 133 MHz (FSB266),
166 MHz (FSB333) dan 200 MHz (FSB400)
Bekerja pada
kisaran voltase 1.0 Volt hingga 2.05 Volt.
AMD menjelaskan
bahwa sebaiknya massa alat (komponen) pendingin prosesor (cooler, heatsink dan
fan) tidak melebihi 300 gram, sebab jika melebihi ukuran tersebut dapat merusak
prosesor, apalagi bila cara penanganannya tidak sempurna. Akhirnya,
produksi soket A berangsur-angsur mulai dihentikan (discontinued) sejak AMD
beralih menggunakan soket 754, soket 939, dan AM2, walaupun sebagian vendor
diketahui masih menyediakan motherboard dan prosesor tersebut.
9. Soket 754
Soket 754 adalah salah satu soket yang dikembangkan oleh AMD, merupakan
soket pertama yang mampu mendukung prosesor 64 bit buatan AMD sendiri.
Diperkenalkan pertama kali pada tahun 2003. Awalnya digunakan untuk prosesor
desktop Athlon 64 nama core ClawHammer dan Newcastle. Akhirnya
digunakan pula untuk prosesor Athlon 64 Venice dan
prosesor desktop low end AMD Sempron (nama core Paris danPalermo), serta
prosesor mobile Athlon 64 dan mobile
Sempron.
Soket 754
memiliki 754 lubang kontak, digunakan untuk dudukan prosesor yang didesain
memiliki 754 pin tipe OPGA (Organic Pin Grid Array). Soket
ini memberikan dukungan voltase pada kisaran 0.8 Volt hingga 1,55 Volt.
Soket 754 mendukung penggunaan interface memori 64 bit single channel, bus
HyperTransport 800 MHz Bi-Directional, dan memiliki bandwidth data efektif
9,6 GB per detik.
10. Soket 939
Soket 939 adalah soket yang didesain dan diproduksi oleh AMD. Dirilis
pertama kali pada bulan Juni 2004.Merupakan soket kedua yang didesain oleh AMD
untuk mendukung prosesor 64 bit. Soket ini menggantikan kedudukan soket
pendahulunya, yaitu soket 754.
Soket 939
memberi dukungan voltase 0,8 Volt hingga 1,55 Volt, bus HyperTransport 1000
MHz, memiliki 939 lubang kontak yang didesain untuk prosesor 939 pin
OPGA, baik prosesor single core maupun dual core. Prosesor Athlon 64
X2 4800+ adalah prosesor ber-clock speed tinggi yang menggunakan paket soket
939. Contoh prosesor yang menggunakan soket 939 antara lain:
o Athlon 64 (nama
core ClawHammer, Newcastle, Winchester, Venis, Manchester, San
Diego, Toledo),
o Athlon 64 FX (nama
core ClawHammer, San Diego),
o Athlon 64 X2 (nama
core Manchester, Toledo),
o Sempron (nama
core Palermo)
o Opteron (nama
core Venus, Denmark).
Soket 939 mendukung penggunaan memori DDR SDRAM 128 bit dual channel dengan
bandwidth 6,4 GB per detik, mendukung set instruksi 3DNow!, SSE, SSE2, dan
SSE3. Prosesor-prosesor yang menggunakan soket ini umumnya memiliki L1
Cache 128 KB (64 KB untuk cache data, 64 KB untuk cache instruksi), dan L2
Cache 512 KB atau 1024 KB
11. Soket 940
Soket 940
memiliki 940 lubang kontak, didesain untuk prosesor 940 pin tipe PGA, memberi
dukungan voltase 0,8 Volt hingga 1,55 Volt, serta bus HyperTransport 800
MHz/1000MHz, kompatibel dengan DDR SDRAM. Soket ini digunakan untuk
prosesor 64 bit.Contoh prosesor yang menggunakan soket 940 antara lain:
o Athlon 64 FX nama
core SledgeHammer
Opteron (nama core SledgeHammer, Troy,
Athens, Italy, dan Egypt)
Soket 940
sebenarnya dimaksudkan untuk soket prosesor server. Oleh karena itu, soket
ini banyak digunakan untuk prosesor server Opteron, baik
yang berkonfigurasi dual prosesor, empat prosesor, maupun delapan prosesor.
Soket 940 tidak
kompatibel dengan prosesor yang didesain untuk soket AM2, atau sebaliknya,
walaupun keduanya memiliki jumlah pin atau lubang pin yang sama (sebanyak 940
pin/lubang pin). Soket 940 didesain untuk penggunaan memori DDR SDRAM,
sedang soket AM2 didesain untuk penggunaan memori DDR2 SDRAM.
Di sisi lain.
soket 939 tidak dapat dipasangkan pada motherboard yang didesain untuk soket
940, meskipun kedua soket ini sama-sama dirancang menggunakan memori DDR
SDRAM. Soket 939 menghendaki unbuffered memory, sedangkan soket 940
menghendaki registered memory.
Motherboad yang
didesain menggunakan soket 940 tersedia di pasaran dengan pasangan chipsets:
o AMD’s own
8000-series
12. Soket AM2
Nama Soket AM2 berasal dari nama Soket
M2. Penggunaan nama soket M2 dapat mengakibatkan kerancuan dengan
nama prosesor produksi Cyrix, yaitu Cyrix MII. Oleh
karena itu, untuk menghindari kerancuan tersebut nama Soket M2 diganti dengan
nama baru Soket AM2.
Soket AM2
adalah soket yang didesain oleh AMD untuk tempat dudukan prosesor desktop
produksi AMD sendiri. Soket AM2 diluncurkan untuk menggantikan soket yang
lama (pendahulunya), yaitu soket 939 dan Soket 754. Soket AM2 dirilis ke
pasaran pada tanggal 23 Mei 2006.
Prosesor-prosesor
berbasis soket AM2 tidak kompatibel dengan motherboard yang menggunakan jenis
Soket 940 maupun Soket 939 (PGA dengan 940 lubang kontak), walaupun
ketiga-tiganya memiliki pin/lubang kontak yang sama, yaitu 940 pin. Pernah
dilaporkan bahwa Soket AM2 menunjukkan kinerja 0 – 7 % lebih cepat
dibandingkan Soket 939 yang setara.
Prosesor-prosesor
AMD yang kompatibel dengan soket AM2, antara lain:
§ Prosesor single core
: AMD Athlon 64 (Orleans), AMD Sempron (Manila),
Opteron (Santa Ana)
§ Prosesor dual
Core : AMD Athlon 64 X2 Windsor dan AMD
Athlon 64 FX Windsor.
Prosesor-prosesor yang berbasis Soket AM2 kebanyakan diproduksi dengan
teknologi manufaktur 90 nm atau 65 nanometer dan dilengkapi fitur
instruksi SSE3. Kompatibel dipasangkan dengan jenis memori
DDR2-SDRAM. Bahkan dapat dikatakan merupakan soket pertama AMD yang
memberi dukungan terhadap penggunaan DDR2 SDRAM.
13. Soket AM2+
Soket AM2+
merupakan perkembangan dari soket AM2. Pada prosesor desktop, soket ini
digunakan untuk prosesor Phenom X3 nama core Toliman dan Phenom
X4 bernama core Agena. Sedangkan prosesor
server yang menggunakan soket AM2+ adalah Opteron Budapest.
Soket AM2+
memiliki lubang kontak 940 pin yang sesuai untuk desain pin prosesor bertipe
OPGA (Organik Pin Grid Array) maupun CPGA (Ceramic Pin Grid Array).
Soket AM2+
sepenuhnya kompatibel dengan soket AM2. Prosesor-prosesor yang didesain
menggunakan soket AM2 dapat dipasangkan pada soket AM2+, atau sebaliknya.
Terdapat
sedikit perbedaan antara soket AM2 dan AM2+. AM2+ memiliki dua fitur utama
yang tidak dimiliki oleh AM2. Fitur tersebut adalah:
o Bus
HyperTransport versi 3.0 yang mampu beroperasi sampai 2,6 GHz.
o Power yang terpisah: satu
untuk core CPU dan satu lagi untuk IMC (Integrated Memory
Controller). Kondisi seperti ini dapat memperbaiki sistem
penghematan daya. CPU dalam mode ‘sleep’, tetapi IMC masih dalam kondisi
aktif. Kondisi seperti dapat terjadi, dan dapat menghemat penggunaan daya
(power).
Seperti dijelaskan tadi, bahwa prosesor AM2+ dapat dipasangkan dan bekerja
pada motherboard bersoket AM2, tetapi kerja atau operasi prosesor AM2+ tidak
bisa maksimal karena terbatasi oleh spesifikasi soket AM2 yang masih
menggunakan bus HyperTransport versi 2,0 yang berkecepatan 1 GHz, dan sistem
penghematan daya tidak bisa dilakukan karena hanya memiliki satu ‘power plane’
untuk core CPU dan IMC (tidak terpisah seperti pada AM2+).
14. Soket F
Soket F dikenal pula dengan nama Soket 1207 karena memiliki 1207 pin/lubang
kontak. Soket F ini didesain untuk mendukung penggunaan jenis memori
DDR2-SDRAM.
Terdapat
beberapa versi Soket F, antara lain soket F (LGA 1207) yang biasa digunakan
untuk prosesor server Opteron, dan soket F (1207 FX) yang dirancang untuk dual soket
prosesor dual core Athlon 64 FX. Kedua versi soket ini
tidak saling kompatibel satu dengan lainnya. Soket F (LGA 1207) berbeda dengan
soket F 1207 FX.Masing-masing dirancang untuk prosesor, chipset, dan
motherboard yang berbeda.
15. Soket 563
Soket 563 adalah
tipe soket untuk prosesor mobile versi low power (TDP
16 Watt hingga 25 Watt) yang biasa dipakai untuk laptop/notebook. Soket
yang bersifat eksklusif ini dibuat oleh AMD, yang digunakan untuk dudukan
prosesor mobile Athlon XP-M versi low power yang
didesain memiliki 563 pin OuPGA (Organic mikro Pin Grid Array)
16. Soket S1
Soket S1, sampai pertengahan tahun 2008 tergolong soket generasi terbaru
yang dibuat oleh AMD. Sementara ini, soket tersebut masih digunakan untuk
prosesor mobile (komputer laptop/notebook). Pertama kali digunakan untuk
prosesor mobile Turion dual core dan diperkenalkan pada
tanggal 17 Mei 2006.
Soket S1
memiliki 638 lubang pin, menggantikan posisi soket 754 yang dipakai pada
prosesor mobile. Soket S1 mendukung penggunaan prosesor mobile dual core,
DDR2 SDRAM dual channel, bus 800 MHz HyperTransport, dan fitur teknologi
Virtualization.Prosesor mobile AMD yang menggunakan soket S1 ini akan bersaing
di pasaran dengan prosesor mobile Intel Core 2 produksi perusahaan Intel.
Contoh prosesor
yang menggunakan soket S1, antara lain:
o Turion 64 nama
core Richmon
o Turion 64 X2 nama
core Taylor, Trinidad, Tyler
o Mobile Sempron nama
core Keene, Sherman
Iklan





















Tidak ada komentar:
Posting Komentar